pernah ga sih kita bertanya tanya, what would i become when i grow up?
kalau masih kecil kita dengan gampang bakal bilang semua profesi yang ada. mulai dari dokter, insinyur sampai astronot,
but as the time goes by, cita-cita ga segampang itu disebut.
ketika masuk SMA, kita harus pilih mau ambil jurusan IPA atau IPS.
after that, kita harus pilih lagi mau masuk universitas apa dan jurusan apa.
to be honest, i was confused that day karena gw bener2 ga tau hrs ambil apa, mau jadi apa, dan ga mau salah pilih.
to make it easy, sekolah bahkan kasih test bakat yang memudahkan orang2 yang plinplan kek gw
ambil jurusan yang gw ambil sekarang ga bikin gw nyesel, it turns out really good, i was having fun.
tapi gw hrs hadepin dilema lagi, skrg gw lg skripsi dan bentar lagi lulus. dan gw kembali hrs menerima pertanyaan nyokap. mau S2 atau engga? jujur, gw ga pengen S2, tapi gw juga belom siap buat ke dunia nyata, dunia kerja yang kata banyak orang lebih kejam.
kalo dari dulu boleh mimpi, sebagai cewe tinggal nunggu pangeran datang, jd ibu rumah tangga cuma leha2 doang. tapi dunia nyata ga kayak di dongeng, this is the ugly truth.
gw yang selama ini pusing krn bentar lagi mau jadi jomblo perak, harus pusingin hal ini lagi. sometimes i envy other people. they get the things they want easily. eventhough i know there are lots of hardwork. but still, there are some lucky bastards that can get things they want based on luck.
HOKI. satu kata yang cuma dimiliki segelintir orang. dan itu ga ada di gw sama sekali.
till now, gw masih bingung. what do i want to be when i grow up?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.